Friday, March 9, 2012
KADANG KITA LUPA
Sebuah perjalanan tentu ada finishnya. Suatu benda yang kita lempar ke atas,pasti kembali ke bumi sesuai dengan gaya gravitasi. Sebuah balon yang diterbangkan ke angkasa,pasti akan kembali ke tanah. Sebuah benda ada masa kadaluarsanya,bumi yang Tuhan ciptakan suatu saat pasti akan mengalami masa kehancuran,itulah hukum alam.Perjalanan waktu ini tidak terasa,serasa begitu cepat,hari berganti hari,bulan,tahun,terus berputar dan kita tak akan mampu menyetopnya. Dan yang pandai memanfaatkan waktu itulah yang paling beruntung,berbuat kebajikan pada sesama,menanam kebaikan,dan pasti akan menuai keberuntungan. Dan yang perlu kita ingat,tak akan satu perbuatan yang terlepas dari camera cctvnya,malaikat rakib dan atid. walaupun kita berbuat baik sebesar biji atompun,niscaya tuhan akan membalasnya. Umur kita bukannya bertambah justeru berkurang,sesuai dengan kontrak kita dengan Tuhan,jika umur kita 50,maka seiring dengan perjalana waktu akan mendekati finishya.Kita diciptakan untuk waktu yang terbatas,setelah kita mati,tubuh kita akan bercampur dengan tanah dan terpisah menjadi berbagi unsur dan seterusnya. Demikian pula halnya dengan segala sesuatu yang ada di alam,termasuk milyaran bintang di langit,semuanya juga akan mati. Artinya,semua hanya diciptakan untuk waktu yang terbatas. Dan ketika bintang-bintang kehilangan cahayanya,maka energinya akan habis. Demikianlah,beberapa bintang akan menjadi neutron,dan yang lain akan menjadi lubang hitam,white dwarfs[nama bintang] dan sebagainya. Kita boleh bangga dengan harta,jabatan,tapi siapa yang bisa menstop kematian. Siapa yang bisa menstop datangnya uban?siapa yang bisa menghalangi datangnya pengerosan pada tulang?siapa juga yang bisa meghadang datangnya keriput wajah?bungkuknya tubuh?penyumbatan pembuluh darah?siapa?sebaiknya kita merenumgkan diri kita,darimana/dan akan kembali kemana?sudah siapkah kita menghadapi kematian?mempertanggungjawabkan semuanya?muda-mudahan bermanfaat
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment