Friday, March 16, 2012

INDAHNYA HIDUP SESUAI ATURAN

Dimanapun kita hidup apabila kita berjalan pada relnya,tentunya akan tenang tenteram,damai. Ibarat kita dalam perjalanan dengan kendaraan,pabila semua peralatan dibawa dari mulai surat-surat STNK,SIM,KTP,sampai peralatan pendukung,toolkit,P3K,mobil layak jalan. Kemudian di jalan menaati aturan lalu lintas,apabila merah berhenti,hijau berjalalan,dll. Maka diperjalanan akan tenang ,tenteram,tidak tergesa-gesa,tidak was-was.Begitupun dengan kehidupan kita,kita diciptakan Tuhan adalah untuk beribadah,menaati aturan Tuhan,dan menjauhi apa yang dilarangNya. Maka akan tenang jiwa ini dalam menempuh perjalanan hidup ini,tidak ada kata was-was,kecewa,ragu-ragu,tapi dalam jiwanya tertanam sifat huznudhon,selalu berbaik sangka,jauh dari penyakit hati. Dan bumi dan isinya ini diciptakan Tuhan,aturanpun sama,untuk menciptakan kedamaian di dunia ini,kita harus yakin bahwa apa yang diperintahkanNya adalah demi kebaikan kita,dan begitupun yang dilarangNya menandakan Tuhan sangat sayang pada kita. Mana ada yang menyayangi kita akan menjerumuskan kita?tentunya akan selalu memberikan kita yang terbaik. Tuhan sangat menyayangi kita,kemanapun kita tak akan lepas dari kontrolNya,tapi kadang kita salah duga. Jika kita diuji sedikit aja kadang kita bilang"Tuhan tidak adil',kalau kita diatas kadang kita jauh dariNya,dekatNya kalau kita ditimpa kesusahan aja".Bumi langit dan seisinya selalu taat pada aturanNya,berotasi,berevolusi,bertasbih memuji kebesaranNya,tidak pernah keluar dari porosnya. Iman kita kadang naik kadang turun,sesuai dengan kondisi dan lingkungan kita. Mudah-mudahan kita selalu diberi kekuatan untuk menjalani ini semua ,amin

Friday, March 9, 2012

KADANG KITA LUPA

Sebuah perjalanan tentu ada finishnya. Suatu benda yang kita lempar ke atas,pasti kembali ke bumi sesuai dengan gaya gravitasi. Sebuah balon yang diterbangkan ke angkasa,pasti akan kembali ke tanah. Sebuah benda ada masa kadaluarsanya,bumi yang Tuhan ciptakan suatu saat pasti akan mengalami masa kehancuran,itulah hukum alam.Perjalanan waktu ini tidak terasa,serasa begitu cepat,hari berganti hari,bulan,tahun,terus berputar dan kita tak akan mampu menyetopnya. Dan yang pandai memanfaatkan waktu itulah yang paling beruntung,berbuat kebajikan pada sesama,menanam kebaikan,dan pasti akan menuai keberuntungan. Dan yang perlu kita ingat,tak akan satu perbuatan yang terlepas dari camera cctvnya,malaikat rakib dan atid. walaupun kita berbuat baik sebesar biji atompun,niscaya tuhan akan membalasnya. Umur kita bukannya bertambah justeru berkurang,sesuai dengan kontrak kita dengan Tuhan,jika umur kita 50,maka seiring dengan perjalana waktu akan mendekati finishya.Kita diciptakan untuk waktu yang terbatas,setelah kita mati,tubuh kita akan bercampur dengan tanah dan terpisah menjadi berbagi unsur dan seterusnya. Demikian pula halnya dengan segala sesuatu yang ada di alam,termasuk milyaran bintang di langit,semuanya juga akan mati. Artinya,semua hanya diciptakan untuk waktu yang terbatas. Dan ketika bintang-bintang kehilangan cahayanya,maka energinya akan habis. Demikianlah,beberapa bintang akan menjadi neutron,dan yang lain akan menjadi lubang hitam,white dwarfs[nama bintang] dan sebagainya. Kita boleh bangga dengan harta,jabatan,tapi siapa yang bisa menstop kematian. Siapa yang bisa menstop datangnya uban?siapa yang bisa menghalangi datangnya pengerosan pada tulang?siapa juga yang bisa meghadang datangnya keriput wajah?bungkuknya tubuh?penyumbatan pembuluh darah?siapa?sebaiknya kita merenumgkan diri kita,darimana/dan akan kembali kemana?sudah siapkah kita menghadapi kematian?mempertanggungjawabkan semuanya?muda-mudahan bermanfaat